“Avatar Aang” akan membangun Indonesia.

Untuk bisa mengalahkan negara api, Avatar Aang harus bisa menguasai 4 element penting yaitu angin, air, tanah dan api. Aang harus berjuang berdarah-darah untuk bisa menjadi pengendali element-element tersebut. Dan setelah element-element tersebut berhasil dikuasai, keempatnya bersinergi menjadi kekuatan dahsyat yang bisa menghentikan ancaman penjajahan dari Negara Api. Andaikan Avatar Aang ada, mungkin dia akan memilih Indonesia sebagai tempat berlatih pengendalian air, tanah dan api karena disini element-element tersebut melimpah.

Untuk berlatih pengendalian air, dia akan berlatih untuk menaruh turbin-turbin arus laut di selat-selat di Indonesia atau menampung air sungai-sungai besar seperti Brantas kedalam bendungan yang di bangun di muara laut. Itulah ide dari guru yang pernah memimpin negeri ini yang mungkin akan dipilih Eeng. Menurut sang guru, Indonesia secara geografis adalah negara penuh berkah kerana dilalui Arlindo, yaitu arus laut yang mengalir dari Samudra Pasifik ke Samudra Hindia melewati selat-selat yang ada di kepulaun Nusantara dan berarus kencang. Dengan ditaruhnya turbin arus laut di selat-selat ini maka sudah pasti akan dihasilkan energi yang bisa membantu menghidupi masarakat di pulau itu atau menerangi pulau-pulau kecil lepas pantai yang selama ini tak terjangkau PLN sehingga tidak ada lagi pulau yang diambil oleh negara lain, seperti kasus Pulau Sipadan dan Ligitan.

Tak terbayangkan bila bumi, air, api dan angin berkolaborasi dan menjadikan kekuatan maha dahsyat untuk negeri tercinta.


Selain itu, Si Aang juga akan melaksanakan perintah sang guru untuk menampung air sungai ke dalam sebuah bendungan yang dibangun di muara laut. Dia akan membuat bendungan raksasa di muara Sungai Brantas yang memberikan debit normal 470 meterkubik/detik. Bila air ini ditampung, maka dalam setahun, dari Sungai Brantas saja akan didapatkan cadangan ais tawar sekitar 14,456,448,000 meterkubik. Bila kebutuhan air satu keluarga sekitar 360 meterkubik pertahun, maka Sungai Brantas saja akan bisa menghidupi 40,000,000 keluarga. Selain itu air tawar dari bendungan ini akan disalurkan ke Madura melalui pipa-pipa sehingga di Madura tidak ada lagi kris air tawar selama musim kemarau, begitulah kata sang Guru. Selain itu air tawar dari bendungan ini berpotensi untuk mengasilkan energi listrik melalui proses elektro dialisis atau osmosis. Suatu proses yang terjadi bila air tawar dan air laut dicampur. Sehingga bendungan air tawar ini berpotensi untuk menjadi sumber energi listrik tenaga pencampuran air tawar dan laut. Wah… ini masih dari air, sungai dan selat ya.

Untuk mengendalikan tanah, Si Aang akan menghentikan penjualan tanah seperti yang terjadi sekarang. Sekarang ini Indonesia adalah pengekspor bahan mentah tambang tanpa ada proses pengolahan yang berarti. Nantinya bila Aeng ada, salah satunya dia akan menghentikan ekspor pasir kwarsa (silika). Dia akan mengolah pasir kwarsa yang mengandung silikon cukup tinggi ini untuk diektrak silikonya sehingga dihasilkan silikon elektronik yang akan di manufaktur untuk perangkat-perangkat elektronik. Alhasil Indonesia akan mempunyai industry komponen sehingga bisa mendukung industri-industri elektronik. Mungkin, bila sekarang Indonesia mau mengekstrak silikon ini, maka industri telekomunikasi berbasis teknologi WiMAX akan terrealisaisi karena Indonesia telah berhasil membuat industri componen eletronik sendiri. Bayangkan Sumatra Utara saja mempunyai cadangan 12 juta ton pasir silika, namun dijual dengan harga permen yaitu Rp.100/kg. Padahal material tehnik berbasis silicon relative mahal dan berukuran mungil (katakanlah 0.5x4x4 mm), bayangkan akan ada berapa material ini yang akan dapat diproduksi dari cadangan di Sumut. Bila densitas pasir kwarsa sekitar 2,2 g/cm3. Maka jumlah material teknik yang dapat dihasilkan dari cadangan Sumut sekitar (12,000,000 ton x 1000,000 gr/ton ): (2,2 gr/cm3 x 0,05 x 0,4 x 0,4 cm3) = 682 trilyun component. Bila harga tiap komponen semurah-murahnya Rp.1000, maka berapa uang yang akan dihasilkan dari silikon dari Sumut. Heheheh, silikon aja mungkin bisa melunasi hutang kita. Silikon juga material pokok pembuatan panel sel surya, jadi Andaikan Aang bisa mengolah pasir silicon, Indonesia bisa menjadi negara terbesar di dunia produsen photovoltaic, bahan dasar panel surya. Bila bahan panel surya ini tidak dijual keluar negeri, kira-kira berapa energi surya yang dihasilkan ya. Ataupun bila panel ini dijual, akan dapat devisa berapa ya. Belum lagi bila Aang dapat mengolaha unsur-unsur yang lain seperti Uranium, Zirconium, Titanium, Tantalum. Hmmmm Apa jadinya Indonesia ya bila semua berhasil diolah.

Bagaimana dengan pengendalian angin?. Pasti sudah dapat ditebak bahwa dia akan membangun kincir-kincir angin. Indonesia adalah Negara kepulaun yang mempunyai banyak pantai. Dua per tiga negaranya adalah lautan sehingga menyebabkan Indonesia menjadi Negara dengan garis pantai terpanjang di dunia yaitu sekitar 80.800 Km. Bila kincir-kincir ini dipasang di sana, berapa listrik yang dihasilkan ya.

Untuk mengendalikan api, Si Aang membangun Energi Panas Bumi, yang sumber energi ini melimpah di sepanjang selatan kepulaun Indonesia, sebagai berkah kerena terletak di daerah pertemuan lempeng tektonik. Post-post energi akan di bangun di tempat- tertentu di sepanjang Pulau Jawa dan Sumatra. Dari sini akan di dihasilkan listrik. Listrik ini akan dignakan untuk mensuplay kereta listrik yang akan dibangun di sepanjang pulu jawa yang menghubungkan Jakarta –Jember atau Banda Aceh – Bandar Lampung. Si kereta tidak ketakutan kehabisan bahan bakar karena energy itu akan terus ada selama magma masih membara dalam perut bumi. Post post ini juga sebagai tempat recharge batrei mobil-mobil atau motor-motor elektrik,yaitu kendaraan yang akan menjadi keharusan di masa datang, kendaraan yang berbasis energi green dan renewable energi.

Begitu beruntungnya negeriku dengan sumber daya yang begitu besar yang tidak dimiliki bangsa lain. Tak terbayangkan bila bumi, air, api dan angin berkolaborasi dan menjadikan kekuatan maha dahsyat untuk negeri tercinta. Melimpahnya Energi akan membuat negeriku menyala terang, tidak membuat anak-anak Bangka Belitung, anak-anak Bande Alit dan dearah belajar memakai lampu kaleng minyak tanah. Dan kota-kota besar seperti Jakarta tak lagi BYAR PET atau PENYALAAN BERGILIR. Energi manjadi murah, bepergian murah, ongkos produksi barang menjadi murah, ekonomi tumbuh, harga barang murah, tidak ada manusia kelaparan. Tak ada lagi ancaman lingkungan atau polusi. Mari kita bersinergi mengolah potensi negeri untuk mambangun negara yang “BALDATUN TOIYIBUN, WA ROBUN GHAFUUR”.

Wallahualam
Imam

Iklan

About Imam Santoso

I'am a metallurgist who love writing

4 comments

  1. lina

    Idenya sangat bagus…….
    tinggal tunggu investor yang mau mendanai

  2. Ermha

    BtUl IdE nHa SnGt BaGuS….

  3. andhika

    benar tuh,,,untuk mengalah kan negara api…

    avatar yang bernama aang harus menguasai ke4 elemnt itu

    sendiri,,,,,,,,,,pendapat kk sangat bagus ….

    ^__^

  4. luar biasa, meriding bulu kuduk ku, semoga Allah, cepat munculkan pemimpin itu, karena Islam akan bangkit dari timur, dan muncul di awal qurun, sekarang 1432 awal qurun abad 15 h, dan indonesia mempunyai cyclus 7 abad kejayaan, sriwijaya th 700 an abad 8m, majapahit th 1300 an abad 14m, 700 th kemudian th 2000 an abad 21m adalah abad kejayaan indonesia, pertemuan 2 qurun yaitu hijri dan masehi bertemu di indonesia, semoga Allah jadikan, amieeen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: