Aku, Vega dan Auva

Belum ada computer canggih
Hanya kertas..
Hanya lensa-lensa disusun parallel satu sama lain..
Hanya jangka-jangka dan alat seadanya..
Tapi mereka bisa.
Ribuan tahun sudah berlalu

Segera ku ambil jaket hangat..
Ku lari keluar, malam-malam

Diam..
Ku tatap ribuan karyanya.
Terpapar jelas di angkasa.

Karya-karya bernama cantik dan agung.
Nama-nama arab.
Alphard, Aldebaran, Algol, Altair, Betelgeus.

Mahakaryanya
Tertulis indah dalam nama galaxy dan bintang-bintang
Lambang kejayaan lampau.

Semuanya berkerlip.
Muncul bergatian tiap malam.
Seolah terus menunggu untuk dicarikan teman baru

Dengan melihatnya aku pun sadar
Tak ada alasan

Aku pun tercibir,
Ternyata akupun belum menghasilkan apa-apa.
Apalagi sebuah mimpi untuk mengukir penemuanku di langit bersanding dengan Vega atau Auva.

Adakah karyaku?
Padahal pendahuluku telah mengukir angkasa dan mengubah dunia

Prasasti Karya-Karyamu

Iklan

About Imam Santoso

I'am a metallurgist who love writing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: