Kembang Api, kenapa mahal?

Di setiap perayaan tahun baru sering kita melihat meriahnya pesta kembang api. Warna-warni indah mejikuhibiniu, indigo, orange, putih dll menghiasi langit pukul 00.00 am. Warna-warna indah berbentuk bola api atau rumput raksasa , terpancar radial bersama dengan bunyi ledakan menggelegar. Tahukah kenapa kembang api itu mahal?

Sydney salah satu kota didunia yang melaksanakan perhelatan pesta kembang api termegah didunia. Tak tanggung-tanggung 6.3 juta dolar atau sekitar 60 milyar rupiah untuk pesta bunga api selama 15 menit. Lantas kenapa mahal sekali?

Pesta kembang api Sydney (gambar dari http://www.thesydneytraveler.com/)

Setiap warna dalam nyala kembang api menggambarkan bahan yang terbakar. Beda unsur atau senyawa dalam kembang api akan menghasilkan warna nyala yang berbeda. Misal warna putih dari kembang api menandakan bahwa kembang api itu mengandung Titanium atau alumunium. Hal ini karena serbuk alumunium atau titanium bila dibakar akan memberikan nyala putih. Berikut ringkasan warna nyala berbagai zat

Logam dan nyalanya

Jadi aneka warna-warni nyala kembang api menandakan ada berbagai macam logam yang sedang terbakar didalamnya. Dan tahukah harga Cessium bahan untuk membuat warna indigo atau Titanium untuk warna putih? Harga cesium dengan kemurnian 99.5% adalah 1 juta/gr (http://www.biosci.com.au/). Itu hanya contoh untuk satu warna saja. Bayangkan berapa kg yang dibutuhkan untuk membuat nyala ungu raksasa dan dalam waktu 10 menit? 7 ton kembang api dibakar saat pesat kebang api Sydney tahun baru 2012 (http://www.sydneynewyearseve.com/). Jadi jelas salah satu factor kenapa pesta kembang api itu mahal harganya adalah kerena bahan untuk membuat kembang api yang indah warna-warni itu mahal. Belum lagi seni dibalik pembuatan kembang api itu sendiri.

Sebenarnya prinsip kimia nyala logam itu sangat berguna bila kita iseng-iseng ingin meneliti makanan. Dulu atau mungkin saat ini ketika marak makanan atau bakso mengandung bahan pengawet mayat bernama borax, kita bisa mengetes kandungan borax-nya dengan cara membakar panganan yang ingin kita uji. Borax rumus kimianya adalah Na2B4O7·10H2O (Natrium Tetraborat) dan bila dibakar akan menghasilkan warna kuning, sama seperti nyala warna logam natrium dan warna hijau (agak kuning) seperti nyala logam boron. Caranya mie atao bakso yang dicurigai mengandung bahan berbahaya ini diparut (bakso misalnya), dikeringkan lalu dibakar. Bila warna nyala api bewarna kuning maka makanan tersebut kemungkinan besar mengandung borax. Borax, karena warnanya yang kuning ketika dibakar, tentu juga bisa dibuat untuk membuat kembang api. Bahan kembang api kok dimakan 🙂

Tulisan untuk mengenang kejayaan kimia pas SMA 🙂

Iklan

About Imam Santoso

I'am a metallurgist who love writing

One comment

  1. Melihat kembang api sangat menyenangkan.. amazing.. Apalagi kembang api yang bisa mekar… wow….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: