Meteor dan Tesisku

Mungkin Aku harus berterimakasih pada benda langit ini. Walaupun aku hanya mampu melihat kerlipnya di langit., tapi karena jatuhnya benda langit itu ke bumi benar-benar telah merubah segalanya.

Bukan karena klenik seperti yg masih dipercayai banyak orang, bila ada lintang kemukus di langit maka daerah yg dilintasinya akan mengalami kepedihan mendalam. Saya masih ingat dengan peristiwa kematian Ibu Tin Suharto yang beritanya hampir tiap hari muncul dan membuat “Negara” berduka. Dan masyarakat menghubungkanya dengan lintang kemukus yang muncul pada malam sebelum Ibu Tin meninggal.

“Hedeuuh”

Beberapa hari lalu tepatnya 15 February 2013 pukul 09:26 waktu Ural, lagi, berita tentang jatuhnya benda langit menjadi headline di seluruh dunia. Ledakan udara sejauh 25 KM dengan daya ledak 25 kali Bom Herosima-Nagasaki Jepang. Meteor jatuh menghantam rusia, meluluhlantakkan bangunan dan melukai banyak orang. Aku pun tak tahu apa yang akan terjadi pada tesisku bila seandainya tidak ada meteor yang jatuh.

Bukan. Bukan karena studiku tiba-tiba selesai dan dipercepat karena supervisorku yang berasal dari Rusia pulang kampung karena ada meteor yang jatuh disana. Tapi karena hasil pengamatan yang dilakukan orang pada abad ke 18 pada benda langit yang jatuh itu membuat supervisorku memutuskan:

“ Ok, kamu sudah punya data cukup untuk membuat cerita pada tesismu..minggu depan sidang”

Aku metallurgist. Studiku tentang logam-logam. Bukan pada benda langit atau tentang bintang-bintang. Sudah hampir 2 tahun studyku di UQ, misteri dalam riset ku masih belum juga diketahui. 3 bulan lagi aku harus pulang. Tapi sore itu ketika mendengar kata “sidang” aku pun bisa bernafas lega.

Memecahkan misteri penelitian tak bisa hanya dengan trial dan error, coba ini coba itu tanpa dasar. Namun ada kalanya percobaan dengan harapan memberi jawaban untuk masalah A tapi malah memberi jawaban untuk masalah B. Namun untuk kasusku, aku tak menduga kalau percobaanku dengan tujuan untuk menghindari oksigen dari air, malah menghasilkan hasil diluar dugaan yang mampu manjawab misteri selama dua tahun itu.

Aku tak menginkan tembaga terbentuk dari percobaanku. Kita mengira itu karena ada oksigen dari air. Kita pun mengganti air dengan Nitrogen cair bersuhu minus 200 C. Bila tangan tercelup dalam cairan itu maka tangan harus diamputasi. Karen tangan akan menjadi krital. Percobaan harus sangat berhati-hati. Dan ternyata setelah menggunakan Nitrogen cair, hasilnya sama. Tetap terbentuk tembaga.

Sebelum lapor ke seupervisor akan hasil bahwa tetap terbentuk tembaga, aku sudah pundung duluan, karena sepertinya tidak ada cara yg mampu mencegah pembentukan tembaga itu.

Namun setelah aku bertemu supervisorku dia tercengang.

Dan tiba-tiba dia berkata berkata

“Ini hasil yang sangat penting…kamu sudah cukup data untuk menceritakan apa yang sedang kamu lihat di penelitianmu..Gambar ini seperti pada buku yang nanti aku email ke kamu. Tolong segara cari bukunya agar kamu bisa memperlajari. Dan artinya kamu harus belajar bidang yang bukan pyrometalllurgy saja. Segera pelajari. Waktumu tak banyak”

Setelah mendapat email, segera ku ketik nama itu dalam “summon” kolom di layar computer untuk mengetahui dimana letak buku itu. setelah mendapatkan info letaknya, segara ku lari ke perpus lantai tiga.

Ku naikai tangga. Berjajar panjang rak-rak buku lapis 3. Penuh dengan koleksi-koleksi ilmiah dari ilmuan di berbagai Negara dari tahun yang cukup lama sampai tahun terbaru. Segera ku Cari nomer “TN690 .C48 1972
” terlihat deretan buku kusam kelam. Dan sepertinya ini adalah koleksi kuno. Degera ku tarik buku itu dari rak. Ku buka halaman-demi halaman. Hingga aku akhirnya mendapati sebuah foto yang mirip dengan hasil percobaanku. Di halaman itu tertulis:

“The plate-like or needle-like growth that takes place from semi-coherent sides of boundary nuclei leads to the characteristic Widmanstatten morphology in. …….. The Widmanstatten microstructure is so-called after Aloys von Widmanstatten who, 1804, revealed this type of crystallographic morphology in an iron-nickel meteorite which had fallen in 1751 near Zagrep in Jugoslavia” (Chadwick, 1972)

Rupanya foto hasil percobaanku serupa dengan foto dari pengamatan bentuk struktur mikro dari meteorit yang jatuh pada tahun 1751 di Yugoslavia. Bentuk mirip meterot ini pertama kali ditemukan oleh Aloys von Widmanstatten pada tahun 1804 dan bentuknya dinamakan Widmanstatten. Ada jarum-jarum yang terbentuk teratur saling tegak lurus pada arah tertentu.

Memang percobaanku tidak mampu mencegah pembentukan tembaga, namun foto ini menunjukkan bagaiman tembaga terbentuk, kapan, suhu berapa dan di daerah mana terbentuk. Dan ini adalah hal yang sangat penting. Bila kita mengetahui bagaimana sesuatu dapat terbentuk, nantinya kita akan mampu mengetahui bagaimana mencegah atau meningkatkan pembentukannya. Berikut fotonya

Struktur mikro hasil percobaanku (foto koleksi pribadi, hak cipta pribadi)

Struktur mikro hasil percobaanku ( foto koleksi pribadi)

Struktur meteor (Gambar dari http://www.museumwales.ac.uk/cy/837/)

Struktur meteor (Gambar dari http://www.museumwales.ac.uk/cy/837/)

Dan tentu saja pelajaran tentang struktur-struktur meteor ini bukan keahlianku, tapi aku harus mempelajarinya dalam waktu singkat untuk mampu bercerita dalam tesisiku. Huh, tapi untungnya aku memang suka yang berbau langit, bintang gemintang.

Well, what a meteor day… ternyata hasil percobaanku memiliki struktur yang sama dengan struktur batu meteor yang jatuh pada tahun 1751. Dan aku pun bisa sidang. Tapi dua hari setelah kita menemukan struktur meteor itu, meteor besar dari luar angkasa benar-benar jatuh menghantam Rusia, Negara asal supervisorku.

Iklan

About Imam Santoso

I'am a metallurgist who love writing

6 comments

  1. Gundul

    Mantap dek Imam…
    Semoga Sukses buat sidangnya ya..
    Jgn lp main ke Perth, nengok keponakan baru….

  2. SUbhanallah, pengen mas, ponakan barunya abang ato uni?

  3. suksesmuda

    keren mas,…..

  4. Metalurgi dan meteorit terhubung melalui penelitian Thesis Mas Imam, tentunya sidangnyapun berlangsung sukses. Melaju ke disertasi ….
    Salam

  5. Lihat foto profilnya, kayaknya pernah lihat ya…
    Atau pas saya jalan-jalan di kampus Gajah?
    Tapi dulunya EL 03? yang pernah bareng anakku dan teman-teman nya ke rumah?

  6. Maaf komentar OOT….btw…sukses ya, semoga risetnya berhasil dengan baik…segera lulus dan bisa menyumbangkan ilmunya ke masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: