Yang Terencana 4 Tahun Lalu

Kita harus membuat rencana yang kita ikuti, untuk mencapai mimpi-mimpi. Lalu memperjuangkanya.  Tentu saja ada dua macam rencana yang bekerja di muka bumi ini. Pertama adalah rencana buatan manusia atau rencana yang kita buat sendiri dan yang kedua adalah rencana Allah.

Misalkan, sejak lama kita merencanakan untuk dapat sekolah atau bekerja di tempat A,  dan kita mendapatkanya, maka ini artinya rencana kita sejalan dengan rencana Allah. Namun, ada kalanya rencana itu tidak sejalan dengan rencana Allah, misalnya, kita merencanakan A tapi malah dapat kerja B, ingin sekolah di tempat B tapi malah dapat  A. Dan ketika rencana yang  kita inginkan tidak sesuai dengan rencana Allah maka disitulah kesedihan datang. Jadi di situ kadang merasa sedih itu bila apa yang kita rencanakan ternyata tak tercapai.

Wajar sedih, namun harus segera bangkit. Akan sangat aneh, bila telah tahu bahwa Allah itu Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana, menguasai masa depan, tahu apa yang terbaik untuk hambanya, tapi ketika rencana kita tidak sesuai dengan rencanaNya, kita  jadi sedih berkepanjangan atau malah”protes” kepada Allah.

Sejak SMA aku ingin jadi dokter, ingin kuliah setinggi mungkin. Mimpi itu aku perjuangkan. Untuk mencapai mimpi jadi dokter aku merencanakan untuk belajar sungguh-sugguh, ikut les bahasa inggris, mengoleksi buku-buku selengkap mungkin (sejak SMP sudah biasa ke kota ke pasar loak mencari buku-buku bekas untuk di pelajari, agar tidak kalah sama anak-anak kota ☺ ).

Lalu kesedihan mendalam aku alami ketika ternyata tidak lulus test Dokter.  Apa yang aku rencanakan belum tercapai. Tapi kemudian Allah meluluskanku tahun berikutnya di ITB.

Sore ini Juni 2015, aku coba melihat status-status fb, untuk flash back sejak kapan sih mimpi-mimpi untuk sampai Finlandia terpendam lalu merencanakanya, memperjuangkanya dengan jatuh bangun.

January 2011  aku menulis:
Aur1

Kulihat gugusan kerlap-kerlip baru di langit malam dari sini. Beda belahan bumi beda pula rupa-rupa rasi. Nanti, bila Tuhan mengizinkan, kan ku jelajahi samudera seberang. Ingin kulihat tatanan baru bintang-gemintang. Aku ingin mengejar cahaya-cahaya terangnya. Cahaya-cahaya ilmu. Ilmu-ilmu baru (January 22, 2011)

Ketika baru saja sampai di Australia dan memulai belajar, aku sudah punya mimpi kalau lulus nanti ingin ke benua seberang Australia, yaitu Eropa. Aku  yang suka astronomi, ingin melihat seluruh rasi bintang di semua penjuru cakrawala. Sambil sekolah di eropa, aku ingin melihat Polaris yang tinggi. Yang dikelilingi hampir seluruh bintang di separuh langit membentuk lingkaran star trail sempurna. Akan seperti apa?.

Juni 2011 saya menulis :

Aur2

Mari pergi ke angkasa. Bawa anganmu, bawa citamu, kita berangkat bersama-sama, dari mana saja, dari desa bersawah, dari rumah bertikus, dari kasur berkayu, dari lantai bercacing dari atap berair. Kita akan pergi melihat Aurora, kita akan berjumpa Andromeda. Kita akan bertemu Mintaka. Jaga anganmu dan citamu jangan.. (June 13, 2011)

Waktu itu aku memotivasi diri sendiri dan adik-adik kelas bahwa siapapun tak peduli dari manapun, berhak bercita-cita. Asal sungguh-sungguh maka cita-cita akan dapat diraih. Maka bermimpilah setinggi Galaksi Andromeda, setinggi bintang Mintaka. Waktu itu aku ingin sekali  ke negara dekat kutub, melihat auroa, merasakan kehidupan yang belum pernah terbayangkan. Merasakan suhu minus 40 derajat, merasakan dimana matahari tak tenggelam, merasakan puasa lebih dari 21 jam. Dimana hukum-hukum fiqih minoritas berlaku. Dan syarat wajib lagi adalah ada sekolah metalurgi yang bagus di sana. Sangking kuatnya bermimpi, sampai-sampai benar kebawa dalam mimpi betulan seperti pada tulisan ini hehehe

September 2011:
Aur3Bermimpi sedang melihat aurora, berdiri takjub sambil menengadah ke angkasa. Di bawah pendaran tarian cahaya langit antartika, melihat pucuk-pucuk cemara yang bertabur sajlu. Subhanallah (September 10, 2011)

Akhir tahun 2012 Allah mengirim seorang mahasiswa dari Finlandia ke riset senterku di Brisbane. Aku membantu dia melakukan percobaan. Dan dari dia aku dikenalkan dengan seorang supervisor yang ahli mengolah lumpur emas dan platina. Hingga akhirnya

Maret 2015:
Aur4Oh Dear, sayang sekali saya tidak punya kamera DSLR, malam ini sungguh indah langit Finlandia. terlihat Aurora, tarian cahaya langit warna-warni di langit menaburi angkasa. Ada hijau dan jingga, seperti sungai raksasa yang mengalir dari surga (March, 17 2015)

Ternyata tanpa aku sadari kengininan kuat itu telah Allah Kabulkan.  Ada yang bilang biarlah hidup mengalir seperti air gak usah direncanakan. Lantas bagaimana bila airnya masuk comberan coba? Kalaupun ingin  mengalir seperti air, maka kita kita harus berencana untuk membuat bendungan yang besar agar dapat menjadi kekuatan yang menggelegar tak habis menguap diperjalanan menuju laut. Perlu kita buat parit-parit agar tetap mengalir pada arah yang benar.

Kata Pak Habibi:  “Saya hidup dengan bekerja keras dan mengikuti suatu rencana untuk tercapainya suatu cita-cita..”

Iklan

About Imam Santoso

I'am a metallurgist who love writing

8 comments

  1. Kayaknya aku juga pernah liat video aurora yang sama Mas dulu! 😀

  2. Tergantung Kp dan cuacanya Mas, kalau kebetulan Kp nya besar dan langit cerah dari Tampere atau bahkan Helsinki juga bisa kelihatan auroranya Mas, selama tidak ada polusi cahaya. Masih ada banyak kesempatan kok buat ke Lapland Mas Imam, mungkin Februari-Maret waktu yang pas buat hunting aurora ke sana 😀
    http://www.aurora-service.eu/aurora-forecast/

  3. ruliana dewi

    Asslamualaikum mas Imam, tulisannya inspiring banget, sewaktu masih duduk di SMP saya pingiiin banget ke luar negeri khusunya Paris, dan guru Bahasa Inggrislah yang memotivasi….hingga akhirnya bertahun-tahun kemudian impian2 itu mulai terwujud. Tahun 2010 saya ke China dan Hongkong, kemudia Mei 2015 saya singgah di Kuala Lumpur dan beristirahat di Amsterdam, menginap di Helsinki dan bermalam di Cruise menuju Swedia….walaupun belum ke Paris tapi saya bahagia sang Kreator mengijinkan saya menginjakkan kaki ke bumiNya yang lain dan tolong doakan ya bulan Desember nanti berkesempatan ke Baitullah. Mas Imam cita2 dan impian itulah kata kuncinya…ketika kita tahu tujuan maka semakin bersemangat untuk mewujudkannya. salam sukses Ruliana dewi, foto2nya saya share ke FB

  4. ruliana

    trims mas Imam nanti saya akan banyak belajar nih dari mas Imam, saya sangat tertarik untuk membantu anak2 yang masih belum beruntung mengenyam pendidikan yang seharusnya mereka dapatkan. InsyaAllah nanti saya akan mere[potkan mas Imam untuk belajar membuat proposl dan kegiatan2 bagi mereka. maturnuwun mas Imam. marhaban ya ramadhan, maap lahir batin

  5. Umi Rukailah Safari

    Wonderful! Enjoy every moment you get! Best!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: